Aurel Amalia
Aurel Amalia › Naruto Gaiden

on Thursday, 11 June 2015

Versi Teks Naruto Gaiden Chapter 7 "Budak Genetik"

" Naruto Gaiden Chapter 7 " Budak Genetik "


( ) Keterangan
[ ] Dalam hati

SFX= Sound Effect
# Teks Awal dan Akhir

[Total Page: 20]

PAGE 1
(Halaman pertama berwarna)
SFX: Deg! Deg! Tess!
(Organ dalam Pria Botak itu sedang di bedah oleh pisau-pisau yang bergerak dengan sendirinya)
(Pria itu nampaknya menggunakan kekuatan Pengendalian benda pada pisau-pisau itu)
(Shin=Pria Botak)
(Shin Kecil: Anaknya Pria Botak)
Shin: "Jangan salah sangka, anak-anak disini adalah Klonku. DNAnya sama denganku, ambil saja bagian-bagian organnya, jika kau mau,"

(Shin kecil rupanya adalah Klon Uchiha Shin botak)
(Sakura di kelilingi dan ditodong Shin Kecil)
Sakura: "...! Kau memperlakukan Klonmu seperti ini? Kau bukan Orochimaru, tapi bisa-bisanya kau! Meski hanya Klon..."

Shin: (masih terbaring) "Benar, dia adalah Guruku."

#Kebenaran Merah Kegelapan.

PAGE 2
Shin: "Kalau tidak salah... Eksperimen lama Orochimaru. Dalam rangka untuk menggunakan teknik Klon, kau bisa lihat kan."

Sakura: "Benar-benar ular tak perperasaan."

Shin: "Anak-anak ini terbuat dari budidaya gigi dan syarafku. Bisa dibilang mereka selalu ada untukku sebagai tubuh, stok tubuhku. Tak kurang dan tak lebih."

(Sakura nampak geram)
(Pindah ke tempat Naruto)
(Naruto memejamkan matanya)
SFX: Buka!
(Mata Naruto terbuka dan sudah dalam Sage Mode)
Naruto: "Ini gawat. Dia pergi ke sesuatu tempat yang jauh sekali, di tempat persembunyian dengan pelindung. Chakra milik Sakura-chan tidak terasa."

PAGE 3
(Sarada terlihat sedih)
Sasuke: "Begitu ya..."

Naruto: "Menurut Kakashi-sensei mereka ada hubungannya dengan Orochimaru."

Sasuke: "Ah, kupikir juga begitu."

Naruto: "Mungkin karena ada Sharingan di tangan dan bagian tubuhnya yang lain."

(Sasuke membayangkan Danzo)
Sasuke: "Seperti saat aku melawan Danzo, di tangan kanannya. Orang yang memberi dia tangan adalah Orochimaru."

Naruto: "Jika kita mau mencari Sakura, menurutku kita harus pergi ke tempat persembunyian Orochimaru dulu."

Sasuke: "Kau benar. Tapi bagaimana dengan anak-anak ini?"

Naruto: "Pria itu juga mengincar Sarada. Mungkin dia tahu kalau Sarada adalah anakmu. Kita tak boleh membiarkannya jadi sandera, jadi menurutku pilihan teramannya adalah membawa dia bersama kita."

Sarada: (nangis) "[Mama]"

PAGE 4
SFX: Srreek!
(Chouchou mengacungkan Snack ke Sasuke)
Sasuke: "!!"

Chouchou: "Aku benci banget mood jelek ini! Susah rasanya jika seperti ini! Ayolah, kuatkan hatimu! Kau pasti bisa!"

Sarada: "..."

Chouchou: "Tak ada yang tersisa kecuali yang rasa asin ini, tapi... Jika ini bisa meredakan perasaan kalian, aku tak punya pilihan lain!"

Sasuke: "..."

Sarada: (merem) "..."

(Kembali lagi ke tempat Shin berada)
(Klon Shin kecil berbaring tak sadarkan diri di dekat Shin Botak)
Shin: "Tak perlu sedih... Mahluk hidup pasti akan mati."

Sakura: "Apa maksudmu!?"

Shin: "Gen-gen... atau bisa dibilang Sel yang reproduktif. Itulah yang kita sebut sebagai "Anak", tak ada yang salah. Begitulah cara kita untuk selamat untuk keabadian."

PAGE 5
Shin: "Berlawanan dengan itu, Sel yang memiliki sifat Non-Reproduktif akan mati dalam periode tertentu. Dengan kata lain, manusia mengakali  kematian dengan cara mereproduksi dan memperbanyak. Sel yang telah digunakan dan terbuang digunakan sebagai pengorbanan. Jika seperti itu, yang pasti adalah kematian. Membuang daging yang telah busuk."

Sakura: "Meski kau seperti itu, yang perlu kau perhatikan bukanlah Gen, tapi daging yang dapat dibuang. Pikirkan dan pahami kehidupan dengan mereka. Hubungan antar orang tua dan anak lebih dari menurunkan Gen...!"

Shin: "Pembuatan anak menyatukan dari Gen dari kedua orang tua. Untuk membuat yang terkuat, tak lebih dari insting. Dan hanya Gen yang lebih hebat yang terpilih. Inilah inti kehidupan."

(Sakura terlihat semakin marah)

PAGE 6
Shin: "Itulah Evolusi Manusia. Selama kita berevolusi, kita jadi lebih efisien. Teknik klon ini adalah bagian dari itu. Bukankah itu kebenaran Ninja? Terseret kedalam pertarungan, kekuatan dan kemampuan baru, serta teknik yang dimiliki tumbuh lebih capat. Dan hanya ninja terkuat yang dipilih. Perang itu perlu agar Manusia berevolusi. Dan karena itulah Akatsuki ada."

Sakura: "Kau bahkan lebih bodoh dari Orocnhimaru!! Apa yang kau pikirkan,... Kau jelas tak tahu apa pentingnya jadi orang tua!!"

(Pindah ke suatu tempat, sosok seperti Yamato terlihat dari belakang)
Yamato: "Hentikan, aku tak mau dipanggil ketua oleh Hokage."

PAGE 7
(Naruto, Sasuke, Sarada, Chouchou nampak berada di suatu tempat bersama Yamato yang wajahnya nampak sudah agak menua)
Choucou: (sambil jongkok) "[Orang ini bukan ayahku.]"

Naruto: "Tapi kau akan selalu jadi Kapten Yamato bagiku."

Yamato: "Aku telah banyak mendengar dari para pendahulumu. Maaf tapi aku tak bisa pergi dari sini. (menoleh) Jika sesuatu terjadi, aku harus mengikuti jejak Orochmaru."

Naruto: "Aku tahu.."

Yamato: "Kali ini Sasuke dipihakmu. Pasti akan lebih mudah dari sebelumnya."

Sasuke: "... Baik, ayo masuk. Aku tahu tempat ini."

(Mereka memasuki ruangan yang sepertinya adalah tempat persembunyian Orochimaru)
Sasuke: "Lewat sini."

(Sasuke memimpin)
SFX: Tap! Tap!
Naruto: "Hey Sasuke, bukankah ini toko tua? Coba lebih hati-hati."

PAGE 8
(Sesampainya di suatu ruangan, mereka berpapasan dengan ada orang)
Naruto: "Astaga, Lihat!"

Suigetsu: "Sudah lama ya, Sasuke! Ini bukan tempat untuk mengajak anak-anakmu jalan-jalan untuk mati."

Juugo: "!! Hokage, ya?"

Sarada: (kaget) "!! [Orang-orang ini yang ada di foto!]"

Sasuke: "Bawa kami ke tempat Orochimaru."

Sasuke: (Sage Mode) "Kurasa itu tak pelu."

PAGE 9




(Tiba-tiba Orochimaru datang)
Oro: "Astaga. Aku tak percaya kau mengunjungiku lagi dengan kemauanmu sendiri Sasuke-kun."

Naruto: "!? Bagaimana bisa kau bisa sangat muda, Orochimaru?"

Oro: "Ini karena aku... Jangan pikirkan hal yang terlalu detail,"

Naruto: "Baiklah kalau begitu."

Sarada: "Orang ini Orochimaru?"

Orochimaru: "Wah wah, Siapa anak ini?"

Chouchou: "[Kira-kira siapa ayah atau ibuku? Yang mana Sarada?!]"

Sarada: "Apa?" (menoleh ke Chouchou)

PAGE 10
Sasuke: "Anak buahmu mencoba untuk membunuh anak dan istriku. Jika kau merencanakan sesuatu ini waktunya bicara."

Oro: "Apa aku melakukan hal yang mencurigakan? Apa tujuanku melihat sisi luar?"

Sasuke: "Jika begitu, siapa orang yang memiliki Sharingan yang tertanam di seluruh tubuhnya? Dan dimana dia?"

Oro: "... Ayo pindah ruang... Lewat sini."


(Mereka menuju ke ruangan laboraturium Orochimaru)
(Nampak seperti Shin kecil di sebuah tabung berisi air)
Oro: "kemampuan ini, dia hanya mengagumi Itachi, dia bukan anggota klan Uchiha. Hanya dia yang tersisa dari eksperimenku. Yah, seperti yang kau ketahui, anak ini menjadi tangan kanan Danzou."

PAGE 11(Kembali ke tempat Sakura dan Shin)
(Shin yang tangan kanannya masih buntung duduk di tempat tidurnya)
Oro: "Anak ini spesial kan? Dia seperti tak memiliki tanda penolakan Transplantasi... Dan juga aku ingin lebih banyak tubuh. Aku menggunakan teknik klon berulang kali. Kami tak mengungkap misteri Gen..."

Naruto: 
"Klon?"

Oro: "Jurus Kagebunshin sampai di level baru... Setiap organnya asli. Kurasa kau bisa menyebutnya bayangan yang takkan hilang."

(Sarada membayangkan Shin dan klon kecilnya)
Naruto: "Aku tak mengerti... Kau bilang mereka tak hilang, jika kau menghabisi mereka apa yang terjadi dengan mereka?"

Oro: "Klon ini terlahir kembali atas kemauan mereka. Dengan kata lain seperti saudara kembar. Mereka memmerlukan waktu untuk tumbuh lagi, tapi gen mereka sama seperti ayah dan anak."

PAGE 12Oro: "Jika kau ingin menyingkirkan mereka... Tak ada yang bisa dilakukan selain membunuh mereka."

Naruto:
"... Tidak, tidak semudah itu jika kau berurusan dengan mereka. Apa kau pikir tak masalah melakukan eksperimen seperti itu?"

Oro: 
"Sebenarnya manusia lebih sederhana dari yang kita kira. Mereka seperti pelayan bagi Gen mereka. Individual dan bagaimana semuanya terhubung pada mereka bisa dbuktikan."

Sarada: "Bagaimana dengan yang bukan kloningan?"

Sasuke: (menoleh Sarada) "..."

Oro: "Tentu saja... Maukah kau menilai dirimu sendiri?"

Chouchou: (membisik) "Aku takkan melakukannya Sarada. Aku tak tau apa yang dia katakan, jenis kelaminnya pun aku tak tahu. Orang ini menakutkan."

PAGE 13Sarada: "..."

Sasuke: 
"Tak ada waktu untuk main-main. Jika kau tahu dimana Shin, beritahu kami."

Oro: "Baik! Jika Konoha bersedia mengambil Shin yang menyusahkan itu dari tanganku, aku juga terbantu. Aku akan memberi kalian semua penjelasannya, jadi ayo kita keruang monitor. Kalian tak keberatan pindah ruangan lagi kan?"

(Mereka pun kembali berjalan bersama untuk ke ruang monitor)
(Di jalan, Sarada menarik lengan Suigetsu)
Suigetsu: "??"

PAGE 14
SFX: Tunjuk!
(Sarada menunjukan Foto Tim Taka kepada Suigetsu)
Sarada: "Wanita ini diruang mana?"

Suigetsu: "Ah, Karin, di persembunyian lain, dia tidak disini."

(Sarada sedih)
Sarada: "Oh, aku mengerti. Kalau begitu, bisakag aku meminta satu bantuan lagi?"

Naruto: (menoleh belakang) "..."

(Sarada dan Suigetsu sampai ke suatu ruangan)

PAGE 15
Suigetsu: "Appaaaa!! Kau... Tak mungkin Sasuke sejahat itu!!"

Sarada: "Saat ini aku cuma menduganya, karena itu aku ingin tahu siapa ibuku sebenarnya. Aku ingin kau membantuku mencari tahu."

(Suigetsu memikirkan saat Karin nempel-nempel Sasuke)
Suigetsu: "[Errrr, Kurasa Karin pasti sudah...]"

Sarada: "Bisakah kau membantuku mancari hubungannya?"

Suigetsu: "Yah... Aku rasa bisa..."

(Setelah itu Suigetsu mencari-cari sesuatu di ruangannya)
Suigetsu: "Aneh, aku rasa ada disekitar sini..."

PAGE 16(Suigetsu ingat dari perkataan Karin saat itu)
Karin: "[Mejaku adalah bagian dari diriku, karena itu... Tak satupun yang boleh menyentuhnya begitu saja!! Suigetsu!"

Suigetsu: "!! Ini dia! [Kupikir ini sejak Karin lahir, tapi...] Ekstrasi ini setidaknya menjelaskan hubungan Gen."

(Sarada memasukan benda ke mulutnya)
(Kemudian Suigetsu mengeceknya dan mencocokan gen Sarada dengan Karin menggunakan alat)

#Memeriksa...
(Monitor sedang mendiagnosa)
(Sarada tak sabar ingin melihat hasilnya)

PAGE 17SFX: Beep!
#Cocok!
(Sarada pun terkejut saat Monitor menunjukan kalau data Gen mereka cocok)
(Sarada dan Suigetsu sangat terkejut)
Suigetsu: "Yah, kau sudah tahu siapa ibumu... Yang tak lain adalah Karin."

PAGE 18(Naruto diam-diam menguping pembicaraan Sarada dan Suigetsu)
("Kau dan ayahmu terhubung oleh perasaan kalian, jadi tak masalah" Sarada teringat kata-kata Sakura saat itu)
(Sarada menangis, mengingat wajah Sakura yang tersenyum berat)

Suigetsu: "Yah, bahkan kacamatamu juga mirip. ..."

Sarada: "Ee.. Baiklah, aku akan..."

(Sarada pergi sambil menangis)

PAGE 19
(Sarada tak kuasa menahan tangis, air matanya terus keluar)
(Suigetsu berjalan ke dekat pintu, ia bersebalahan dengan Naruto)
Suigetsu: "Sepertinya aku melakukan hal yang kurang baik ya?" (garuk-garuk kepala)

Naruto: "Kau anggota Taka, selalu terlibat dalam hal yang bukan urusanmu, dasar sialan!"

Suigetsu: "Sasukelah yang sialan disini!! Jadi kau sudah tahu tentang masalah ini ya?"

Naruto: "Tak mungkin aku tak tahu!! Sasuke, orang bodoh itu!!"

Suigetsu: "Sampai nanti, aku serahkan padamu!"

Naruto: "??!! Oi! Suigetsu! Tunggu!"

(Sarada ternyata masih didalam ruangan itu, sambil memperhatikan lagi data di monitor itu)
(Naruto mengintip di pintu)
Naruto: "H.. Hey.. Sarada... Kita akan... Pergi secepatnya dari sini... Jadi..."

(Sarada terus menunduk dan menangis)
#Sarada merasa putus asa!

PAGE 20
(Sarada mengingat perkataan Naruto, "Aku tak tahu kenapa, auramu seperti Sakura-chan.")
Sarada: "..."

Naruto: "Kita harus pergi menyelamatkan ibumu kan?"

Sarada: "Pembohong!!"

Naruto: "Huh?!"

Sarada: "Paman Hokage adalah pembohong!! Kenapa aku harus pergi meyelamatkan seseorang yang bukan ibuku atau yang tak ada hubungannya denganku!! Aku tetap diam selama ini, aku tidak mau tahu tentang siapapun lagi!!"

#Kebenaran... Itulah yang kejam!!

Bersambung....